Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Soal PPG PGSD Lengkap dengan Pembahasan

Berikut ini akan diuraikan beragam soal dan pembahasan Soal Kompetensi Profesional PGSD dalam upaya membantu peserta PPG dalam menyiapkan Uji Pengetahuan.. Soal soal disusun mengacu pada kisi-kisi Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) yang digunakan untuk mengukur hasil evaluasi akhir para peserta PPG, baik untuk kompetensi pedagogik maupun profesional. 
Soal PPG PGSD Lengkap dengan Pembahasan


Soal dan pembahasan kompetensi pedagogik disusun untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan peserta dalam:
  1. Merencanakan pembelajaran yang mendidik,
  2. Merancang penilaian, menilai, dan mengevaluasi pembelajaran dan 
  3. Mengadaptasi dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Soal dan pembahasan kompetensi profesional disusun untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan peserta dalam: 
  1. Menguasai materi pelajaran secara luas dan mendalam,
  2. Menguasai dan menemukan konsep, pendekatan, teknik, dan metode ilmu pengetahuan, teknologi, atau seni yang relevan, 
  3. Mengelola informasi, 
  4. Mengadaptasi dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi,
  5. Menerapkan konsep teoretis materi pelajaran yang diampu, 
  6. Merancang dan melaksanakan penelitian tindakan kelas dan,
  7. Bekerja di bidang keahlian pokok.

10 Soal Kompetensi Profesional PGSD PPG 2019 Lengkap dengan Pembahasannya.


Soal No 1
Penggunaan ejaan yang tidak tepat pada kalimat di bawah ini adalah … .
A. Ibu menasehati adik, “Hati-hati di jalan!”
B. “Kek, saya sudah menyampaikan pesan ini kepada Nenek.”
C. “Dimana rumahmu, Dik?” tanya Jani.
D. Gubernur Papua Barat mengunjungi para pengungsi.
E. Kakak Kinan membeli jeruk bali di pasar.

Pembahasan
Jawaban: C. “Dimana rumahmu, Dik?” tanya Jani.
Penggunaan ejaan mencakup sistem pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Penulisan kalimat yang salah dalam kunci jawaban adalah “Dimana rumahmu, Dik?” tanya Jani. Penulisan dimana tidak tepat karena preposisi di ditulis serangkai, seharusnya dipisah.

Soal No 2
Pernyataan di bawah ini yang menunjukkan perbedaan menyimak dan membaca adalah ….
A. membaca membutuhkan sumber bahan tulisan, sedangkan menyimak membutuhkan sumber lisan
B. menyimak bersifat reseptif, sedangkan membaca bersifat produktif
C. menyimak adalah kegiatan yang disengaja, membaca adalah kegiatan yang tidak disengaja
D. menyimak bertujuan untuk memahami secara mendalam, sedangkan membaca hanya sekedar memahami
E. membaca dilakukan dengan bersuara, sedangkan menyimak tidak bersuara

Pembahasan
Jawaban: A. membaca membutuhkan sumber bahan tulisan, sedangkan menyimak
membutuhkan sumber lisan
Hakikatnya keterampilan menyimak adalah melatih pendengaran dan daya ingat. Aspek keterampilan menyimak bertujuan agar siswa mampu menangkap, memilih, memahami, mengingat dan mengumpulkan informasi dari apa yang disimak atau didengar. “Menyimak adalah suatu proses kegiatan mendengarkan lambang lisan-lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi, serta memahami makna komunikasi yang tidak disampaikan oleh si pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan”.
Menyimak adalah suatu proses kegiatan mendengarkan lambang- lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah di sampaikan oleh pembicara. Membaca merupakan suatu kegiatan atau proses kognitif yang berupaya untuk menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan. Hal ini berarti membaca merupakan proses berpikir untuk memahami isi teks yang dibaca. Oleh sebab itu, membaca bukan hanya sekedar melihat kumpulan huruf yang telah membentuk kata, kelompok kata, kalimat, paragraf, dan wacana saja tetapi lebih dari itu bahwa membaca merupakan kegiatan memahami dan menginterpretasikan lambang/tanda/ tulisan yang bermakna sehingga pesan yang disampaikan penulis dapat diterima oleh pembaca. Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis”. Membaca juga merupakan kegiatan berinteraksi dengan bahasa yang dikodekan dalam bentuk cetakan. Membaca merupakan aktivitas mental untuk memahami apa yang dituturkan pihak lain melalui sarana tulisan.

Soal No 3
Bacalah kalimat-kalimat berikut!
(1) Kerja sama antara kedua alat gerak tersebut membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak.
(2) Dengan demikian, organ gerak pada hewan dan manusia dapat dikatakan memiliki kesamaan.
(3) Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan ada dua macam, yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
(4) Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan. 
Urutan kalimat yang padu adalah … .
A. (1), (2), (3), (4)
B. (4), (3), (2), (1)
C. (3), (1), (4), (2)
D. (3), (4), (1), (2)
E. (1), (3), (4), (2)

Pembahasan
Jawaban: D. (3), (4), (1), (2)
Susunan paragraf yang terpadu dimulai dengan kalimat yang menyatakan pernyataan umum dan diikuti dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus.

Soal No 4
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi yang penting bagi kehidupan seharihari. Oleh karena itu, sasaran pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah peserta didik terampil dalam berbahasa Indonesia, dengan kata lain mampu berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tertulis. Berdasarkan hal tersebut, rumusan yang tidak terkait dengan tujuan pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah …
A. Peserta didik mampu berkomunikasi secara efektif dan efi sien dengan etika yang berlaku, baik lisan maupun tertulis.
B. Peserta didik dapat menghargai bahasa dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
C. Peserta didik mampu menguasai konsep fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik dalam bahasa Indonesia.
D. Peserta didik dapat menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk meningkatkan wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bahasa.
E. Peserta didik mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial.

Pembahasan
Jawaban: C. peserta didik mampu menguasai konsep fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik dalam bahasa Indonesia Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah peserta didik mempunyai kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, serta dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia sesuai situasi dan tujuan berbahasa serta tingkat pengalaman peserta didik SD. Dari tujuan tersebut jelas tergambar fungsi pembelajaran bahasa Indonesia di SD adalah wadah untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan bahasa sesuai dengan fungsi bahasa, yaitu sebagai alat komunikasi. Lulusan SD diharapkan dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik di lingkungan. Konsep-konsep dan teori-teori kebahasaan belum dapat diberikan untuk peserta didik usia SD.

Soal No 5
Bahasa mempunyai peranan penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional. Bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar pendidikan di semua jenis jenjang pendidikan. Di bawah ini, peran penting pembelajaran bahasa Indonesia di SD kecuali …
A. Sebagai sarana berpikir untuk menumbuhkembangkan cara berpikir logis, sistematis, dan kritis.
B. Sebagai sarana mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
C. Dapat membantu peserta didik dalam mengemukakan gagasan dan berpartisipasi di tingkat internasional.
D. Bekal kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dapat digunakan untuk mempelajari berbagai macam mata pelajaran.
E. Sarana untuk mengenal dirinya dan budaya di lingkungannya.

Pembahasan
Jawaban: C. Dapat membantu peserta didik dalam mengemukakan gagasan dan berpartisipasi di tingkat internasional.
Bahasa merupakan penunjang keberhasilan peserta didik dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa Indonesia di SD diharapkan membantu peserta didik dalam mengemukakan gagasan sampai dengan menggunakan kemampuan analitis dan imajinatif yang ada dalam dirinya, sehingga memudahkan dalam mempelajari dan menguasai mata pelajaran yang lain. Pembelajaran bahasa Indonesia di SD membekali peserta didik dalam berkomunikasi baik lisan maupun tertulis di lingkungan sekitarnya, belum dapat digunakan untuk tingkat internasional karena bahasa Indonesia belum menjadi bahasa internasional.

Soal No 6
Bacalah KD Bahasa Indonesia berikut!
Menyajikan hasil identifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks tulis dan lisan secara lisan, tulis, dan visual. Indikator pembelajaran yang cocok untuk KD di atas adalah …
A. Menunjukkan sikap percaya diri dalam menyajikan pokok pikiran dalam teks tulis.
B. Menyebutkan ciri-ciri pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
C. Mengidentifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
D. Memahami pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara tulis.
E. Mempresentasikan hasil identifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara lisan.

Pembahasan
Jawaban: E. Mempresentasikan hasil identifi kasi pokok pikiran berdasarkan teks Organ Gerak Hewan secara lisan.
Indikator pembelajaran merupakan bagian dari kompetensi dasar. Yang harus diperhatikan dalam menyusun indikator pembelajaran sebagai berikut.
1. Harus relevan dengan kemampuan dan materi yang terkandung dalam KD.
2. Menggunakan kata kerja operasional yang spesifi k, dapat diukur, dan dapat tercapai.
KD bahasa Indonesia yang disajikan mengandung kata kerja menyajikan yang menunjukkan bahwa KD tersebut merupakan KD turunan dari Kompetensi Inti aspek keterampilan (KI.4). Oleh karena itu, indikator yang muncul harus mengandung kata kerja yang menunjukkan ranah kompetensi keterampilan.

Soal No 7
Bu Ayu sedang membacakan cerita untuk peserta didik di kelas, memberikan contoh membaca lancar, membacakan cerita untuk anak. Ada kalanya Bu Ayu membaca sebuah kalimat, peserta didik melanjutkan kalimat berikutnya. Media yang digunakannya adalah buku bacaan dengan ukuran besar yang dapat terakses dengan baik oleh semua peserta didik di kelas.
Strategi pembelajaran membaca yang diterapkan Bu Ayu adalah strategi … .
A. bersama
B. bergema
C. kor
D. terbimbing
E. mandiri

Pembahasan
Jawaban: A. membaca bersama
Macam-macam strategi membaca sebagai berikut.

  1. Strategi membaca bersama (shared reading): guru membacakan cerita untuk siswa di kelas, memberikan contoh membaca lancar, membacakan cerita untuk anak, ada kalanya, siswa melanjutkan kalimat berikutnya.
  2. Membaca Bergema (echo reading): guru membaca satu atau dua kalimat. Anak-anak kemudian membaca ulang kalimat tersebut, sama seperti yang dilakukan guru. Kegiatan ini terus dilakukan hingga guru dan siswa selesai membaca semua kalimat dalam teks tersebut.
  3. Membaca Kor (choral reading): guru mengajak siswa untuk membaca dengan serempak (kor), guru memulai dengan membaca buku dengan nyaring untuk mencontohkan membaca lancar, dan siswa membaca buku secara bersama-sama dengan serempak (kor).
  4. Membaca Terbimbing (guided reading) Siswa dikelompokkan sesuai dengan tingkat kemampuan membacanya (homogen). Setiap kelompok terdiri atas 7-8 siswa. Guru bersama dengan siswa membaca dan memahami cerita yang sesuai dengan level mereka.

Soal No 8
Pembelajaran yang melibatkan peserta didik melakukan kegiatan memilih bentuk tulisan, menyusun draft tulisan, memperbaiki tulisan, menyunting tulisan, dan berbagi tulisan merupakan tahapan pembelajaran bahasa dengan pendekatan ….
A. keterampilan proses
B. konstruktivisme
C. komunikatif
D. writing process
E. whole language

Pembahasan
Jawaban: D. writing process

  1. Pendekatan keterampilan proses: pendekatan dalam pembelajaran bahasa yang dilandasi oleh pandangan bahwa dalam proses belajar atau belajar bagaimana belajar diperlukan keterampilan intelektual, keterampilan sosial, dan keterampilan fi sik. Ketiga keterampilan inilah yang disebut keterampilan proses. Keterampilan proses berfungsi sebagai alat menemukan dan mengembangkan konsep.
  2. Pendekatan konstruktivisme, berpandangan bahwa pada dasarnya belajar merupakan (a) Proses berpikir secara aktif, (b) Proses berpikir sebagai upaya menghubungkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki (skemata) dengan informasi atau masalah baru secara kritis dan kreatif, (c) Proses berpikir yang secara potensial menuju dan membentuk keutuhan berdasarkan “konstruksi” yang dilakukan, (d) Proses pembuahan pemahaman yang akan melekat dan terkembangkan secara terus menerus apabila berlangsung lewat penghayatan dan internalisasi.
  3. Pendekatan komunikatif dimaksud untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi (yang selanjutnya disebut kompetensi komunikasi), yaitu kemampuan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dalam konteks yang seutuhnya. Kegiatan utama dalam kegiatan belajar-mengajar bahasa yang menggunakan pendekatan komunikasi berupa latihan-latihan yang langsung dapat mengembangkan kompetensi komunikasi yang dimiliki pembelajar; tidak hanya menguasai bentuk-bentuk bahasa, tetapi sekaligus menguasai bentuk, makna, serta pemakaiannya.
  4. Pendekatan writing process merupakan pendekatan yang terfokus pada siswa. Dalam pendekatan ini siswa diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, sikap, pengalaman dan keterampilan dalam pembelajarannya. Pendekatan proses menulis merupakan pendekatan untuk mengamati pembelajaran menulis yang penekananannya bergeser dari produk pada proses apa yang dipikir dan ditulis siswa.
  5. Pendekatan whole language: pendekatan pembelajaran bahasa yang menyajikan pembelajaran bahasa secara utuh, tidak terpisah-pisah. Hal ini karena bahasa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan, sehingga pembelajaran komponen bahasa dan keterampilan berbahasa disajikan utuh dalam situasi nyata (autentik) dan bermakna;

Soal No 9
Dalam menyelenggarakan pembelajaran bahasa yang berwawasan whole language, maka pembelajaran bahasa Indonesia harus mempunyai keterpaduan antara (a) pembelajaran kebahasaan, pemahaman, dan penggunaan, (b) isi pembelajaran dengan pengetahuan dan pengalaman peserta didik, (c) perolehan pengalaman belajar peserta didik dengan kenyataan penggunaan bahasa sesuai dengan aktivitas penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupannya. Hal ini sejalan dengan ciri-ciri pendekatan whole language, kecuali ….
A. eklektika (eclectic)
B. menyeluruh (whole/cooperative)
C. bermakna (meaningful)
D. berfungsi (function)
E. alamiah (natural/authentic)

Pembahasan
Jawaban: A. eklektika (eclectic)
Ciri-ciri pendekatan whole language adalah:
1) menyeluruh (whole/cooperative)
2) bermakna (meaningful)
3) berfungsi (function)
4) alamiah (natural/authentic)


Soal No 10
Rubrik penilaian di atas dapat digunakan oleh Bu Tina untuk menilai kegiatan ….
A. bermain peran
B. diskusi
C. menyimak
D. berbicara
E. membaca

Pembahasan
Jawaban: B. Diskusi
Rubrik penilaian mengandung kriteria yang disesuaikan dengan sasaran penilaian.

Sumber : Bahan Pengayaan dan Remedi, Program PGDK Kemdikbud 2019


Demikian 10 Soal dan Pembahasan Contoh Soal Kompetensi Profesional PGSD PPG Tahun 2019 yaitu mengenai Soal Tes Pedagogik PPG 2019 Untuk Calon Peserta PPG dalam Jabatan Tahun 2018-2022 yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat dan membantu Bapak dan Ibu guru.

Berlangganan via Email