Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Evaluasi Diri Kinerja Guru

Salah satu faktor utama yang sangat menentukan dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah tersedianya guru profesional yang mampu melaksanakan tugas pembelajaran dengan penuh tanggung jawab. Pada kenyataanya guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU No 20/2003 yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, melakukan pelatihan, melakukan penelitian dan melakukan pengabdian masyarakat. Hal ini disebabkan guru menduduki posisi yang sangat strategis dan sebagai ujung tombak dalam keberhasilan proses pembelajaran. Guru berposisi sebagai perancang, pelaksanaan dan pengevaluasi pembelajaran sehingga tidak berlebihan apabila guru dikatakan merupakan salah satu orang yang bertanggung jawab dalam menyukseskan proses pembelajaran. Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, maka perlu dilakukan evaluasi kinerja guru. Format Daftar Evaluasi Diri Kinerja Guru

Evaluasi Diri Kinerja Guru

Evaluasi kinerja guru cenderung belum rutin dilakukan. Evaluasi kinerja guru dimaksudkan untuk: 
(1) merumuskan kriteria dan acuan kinerja guru, 
(2) melakukan penilaian, 
(3) mencocokan hasil penilaian kinerja dan kriteria, dan 
(4) menyusun rekomendasi.

Menurut Lincoln dalam Zainal Arifin (2009:5) “evaluation is a process for describing an evaluand and judging its merit and worth. Evaluasi adalah suatu proses untuk menggambarkan peserta didik dan menimbangnya dari segi nilai. Sedangkan Derek Torington, dkk (2005:619) mendefinisikan evaluasi “job evaluation is concerned with assesing the relatif demands of different jobs within an organization. Its usual purpose is ti provide a basis for relaying differences in rates of pay to different in job requirements. It is therefore a tool which can be used to help in the determination of a pay structure”.

Evaluasi pekerjaan terkait penilaian tuntutan relative dari pekerjaan berbeda dalam organisasi. Itu biasanya bertujuan dalam menyediakan dasar mengenai perbedaan terkait bayaran dengan tugas pekerjaan. Evaluasi pekerjaan penilaian cara seseorang atau sekelompok orang dalam bekerja, hal ini penting dilakukan terutama sebagai acuan dalam penentuan pelaksanaan pengupahan. Sehingga evaluasi merupakan alat yang dapat digunakan untuk membantu menentukan struktur pengupahan.

Baca Juga


Malcom Provus (2015:5) mendefinisikan "evaluation is the process of agreeing upon program standard, determining wheter a disrepancy exists between some aspect of the program and standard governing that aspect of the program and using discrepancy information to identify weaknesses of the program. Evaluasi yang berarti menilai kesenjangan antara standart yang di tetapkan dengan program yang terlaksana di lapangan untuk mengetahui kelemahan dari suatu program tersebut dan dilakukan perbaikan program. Arti dari beberapa istilah yang telah dijelaskan di atas tentang evaluasi, maka dapat disimpulkan bahwa pada hakekatnya evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas dari sesuatu berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan.

Pengertian kinerja dikemukakan Beery Staw (2003:205) “performance is defined as the output of an individual or team that is decipted in their on description and for which they ”. Kinerja didefinikan output individu atau tim yang tergambar dalam uraian kerjanya dan untuk itu mereka dibayar berdasarkan nilai kinerjanya atau sejenisnya.

Jennifer M George, Gareth R Jones (2012:159) bahwa “performance is an evaluation of the result of the persons behavior: it involves determning how well or poorly a person has accomplished a task done a job”. Kinerja adalah suatu evaluasi hasi perilaku seseorang.
Hal ini meliputi penentuan seberapa bagus atau kurangnya seseorang menyelesaikan tugas atau pekerjaan dilaksanakan. Pendapat lain mengenai kinerja dikemukakan oleh Amstrong’s (2009:532) “performance is measured in several dimension in term of the competencies required to achieve the target level of performace in a particular job or at a particular level in organization”. Kinerja adalah evaluasi dari hasil perilaku seseorang ini meliatkan  penentuan mengenai seberapa baik dan buruk seseorang dalam menyelesaikan sebuah tugas.

Selain itu Colquitt (2009:37) dalam bukunya juga mengatakan “task performace is the set of explicit obligations that an employee must fulfill to receive compensationand continued employment”. Pengertian tersebut menunjukan bahwa kinerja adalah seperangkat kewajiban yang jelas yang harus dipenuhi atau dilakukan karyawan untuk mendapatkan kompensasi dan kelajutan pekerjaan

Dari beberapa pendapat ahli tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa evaluasi kinerja adalah penilaian yang dilakukan secara sistematis untuk mengetahui hasil pekerjaan karyawan dan kinerja organisasi. Oleh sebab itu evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian pelaksanaan tugas (performance) seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu. Dalam pelaksanaan evaluasi kinerja tenaga pendidik dibutuhkan adanya rambu-rambu/konsep evaluasi. Konsep evaluasi disini mencakup syarat sistem evaluasi, prinsip pelaksanaan, aspek yang dinilai dalam evaluasi dan perangkat pelaksanaan evaluasi.

Berikut Format Daftar Evaluasi Diri Kinerja Guru.


Silahkan Unduh Format Daftar Evaluasi Diri Kinerja Guru Di atas : Unduh 1   Unduh 2

IKUTI BLOG kami, agar Artikel lainnya terbaru dapat kami share. Terima Kasih
Terima Kasih Sudah Berkunjung, Semoga Bermanfaat Untuk Bapak/Ibu Guru Indonesia Tercinta…